Kategori
Tak Berkategori

Belajar dari Seorang Eric Barone

Eric Barone adalah seorang pembuat video game berjudul Stardew Valley. Ia telah menghabiskan 4.5 tahun hidupnya untuk merancang sebuah video game yang sempurna seperti halnya Stardew Valley. Dalam hidup saya, hanya ada dua games yang melekat di ingatan yakni Skyrim dan Stardew Valley. Kedua game tersebut telah saya mainkan dalam kurun waktu ratusan jam lamanya dan masih tetap bikin nagih.

Kedua game tersebut memberikan hiburan yang panjang dan lama dibanding dengan menonton film yang hanya paling lama 2 jam. Dengan bermain game, kita mungkin akan dihibur selama ratusan jam dalam beberapa bulan ke depan.

Kategori
Science Fiction

The Titan (2018)

The Titan menyajikan sebuah kisah tentang seorang profesor yang bereksperimen pada tubuh manusia. Hingga pada akhirnya eksperimen tersebut gagal total dan merenggut banyak korban jiwa.

Menyaksikan The Titan membuat aku tak cukup puas dengan jalan ceritanya. Aku berpikir bahwa aku akan menyaksikan manusia sebagai superman di planet orang lain, tapi ternyata malah tidak sama sekali.

The Titan tidak cukup memuaskan dan harus aku tonton film lain yang lebih memberikan kesan dan pesan sehingga pesan tersebut dapat memberikan nilai moral kepada para penontonnya.

The Titan adalah film yang biasa saja. Tidak terlalu hebat dan juga terlalu wah. Banyak orang di luar sana yang bisa bikin film jauh lebih wah dan juga berkelas. Yang ditawarkan oleh The Titan aku sama sekali tidak tahu, tapi di pertengahan cerita The Titan aku merasa harus menyaksikan hingga akhir.

Kategori
Action

Rampage (2018)

RampageĀ menghibur aku malam ini. Setelah lelah hati dan hujan yang mengguyur kota Semarang akhirnya aku memilih untuk menonton film dan pilihan aku jatuh kepada Rampage.

Rampage sangat seru untuk disaksikan, gorila putih yang besar sudah lebih dari cukup untuk menghibur dengan joke-joke yang lucu. Namun, cerita Rampage adalah cerita yang biasa saja, tidak begitu cukup spesial. Karena segalanya sama seperti film-film aksi yang lain, menghadirkan musuh lalu musuh itu kalah. Mudah ditebak bukan?

Rampage bagus untuk ditonton dan tidak ada salahnya menonton Rampage karena Rampage mengisahkan tentang gorila putih yang menjadi besar dan menghancurkan kota yang damai dan indah.

Di pertengahan cerita, aku tidak tahu bagaimana Rampage akan berakhir, dan itu permulaan yang bagus. Maka tidak heran, jika aku terus menyaksikan Rampage hingga Rampage berakhir di detik yang paling akhir.

Tidak ada yang salah bila memuji Rampage hanya sebatas film ini keren.

Kategori
Thriller

The Strangers Prey At Night (2018)

The Strangers Prey At Night sungguh sangat bagus sekaligus menakutkan. Aku bahkan tidak bisa move on dari film ini. Namun, sangat disayangkan, film ini terlalu menakutkan sehingga karakterisasi di dalam The Strangers Prey At Night ini perlu dipertanyakan lagi.

Aku heran kenapa para pembunuh itu mengejar-ngejar satu keluarga padahal tidak ada dendam kesumat yang mesti dibalaskan. Dan karena kita mempertanyakan hal itu terus menerus maka kita akan sadar logika di dalam The Strangers Prey At Night.

The Strangers Prey At Night diselamatkan oleh artis yang selalu kita nanti-nantikan yaitu gadis yang rupanya cukup cantik namun aku lupa namanya. Gadis itu sering sekali muncul di berbagai film. Terakhir kali aku pernah melihat gadis itu masih kecil pada sebuah film yang tayang beberapa tahun yang lalu.

Menonton The Strangers Prey At Night sama sekali tidak rugi tapi perlu diingat bahwa The Strangers Prey At Night memiliki kekurangan.

Kategori
Animation

Smallfoot (2018)

Menonton Smallfoot serasa menonton film comedy. Di dalam film yang lucu ini, aku lebih banyak menghabiskan waktu untuk tertawa. Aku sangat senang dengan Smallfoot, karena selain lucu, film ini juga mengajarkan banyak hal, seperti pertanyaan membuka pengetahuan dan pengetahuan membuka kekuatan.

Tokoh utama film Smallfoot sangat luar biasa keren. Aku tidak bisa menggambarkan betapa keren tokoh utama dalam film Smallfoot. Dan film ini, walau bagaimana pun juga, layak untuk ditonton untuk kedua kalinya, karena tingkah-tingkah lucu si tokoh utamanya bisa mengundang tawa meskipun kita tertawa bukan karena dialog melainkan karena adegan-adegan lucu yang terjadi yang mungkin sulit digambarkan oleh kata-kata.

Smallfoot adalah film bagus. Tak akan menyesal kita menonton film bagus ini. Kapan-kapan aku akan mulai menonton film bagus ini lagi, nanti jika aku punya waktu. Ada banyak hal yang harus aku kerjakan selain menonton film, ya, meskipun aku menonton film sehari tiga judul film.

Kategori
Action

Venom (2018)

Venom sangat menarik untuk ditonton. Adegan aksi yang begitu memukau serta keren, lalu tak kalah dengan intonasi suara dan latar musik yang canggih membuat Venom layak ditonton ulang dan dibuat menjadi sequal selanjutnya. Aku pasti akan menunggu adanya Venom 2.

Film ini menyuguhkan adegan-adegan yang luar biasa. Venom telah berhasil menarik hati para penontonnya. Di kala aku menonton film ini, aku merasa bahwa aku menemukan sesuatu yang keren, dan aku tidak bisa mengabaikan film ini walau hanya sesaat.

Di awal film Venom, kurasa film ini akan menjadi film-film aksi seperti yang lainnya, namun rupanya, Venom menyuguhkan tontonan yang luar biasa keren. Setidaknya film ini dapat menghibur siapa saja dan siapa saja dapat terhibur oleh Venom

Saat aku mulai terpaku, adalah ketika suara tokoh utama yang bernama Venom tiba-tiba terdengar dan aku mulai meninggalkan suara-suara yang lain dan mulai fokus pada suara karakter Venom. Venom sungguh asyik untuk disaksikan. Tidak akan rugi bila menyaksikan Venom.

Kategori
Thriller

Alien Covenant (2017)

Tidak seperti film yang aku harapkan. Alien Covenant tidak sesuai harapan. Ketika aku sampai di ending, segala harapan baikku langsung buyar begitu saja. Tokoh jahat utama yang seharusnya mati tapi dibiarkan hidup begitu saja dan melakukan teror. Dan hal itulah yang membuat Alien Covenant kurang memberikan kesan yang mendalam.

Di dalam film yang baik, seharusnya memiliki ending yang beres, di mana tokoh jahat terkalahkan atau mati, namun, Alien Covenant tidak begitu. Alien Covenant memiliki tokoh jahat yang tidak mati walau di akhir cerita dan hal ini yang membuat Alien Covenant tidak sesempurna yang kita kira.

Berbicara tentang film alien pasti seru jika film tersebut layak untuk ditonton dan layak pula diakhiri. Namun, Alien Covenant mendatangkan kecewa-kecewa pada endingnya.

Aku tidak banyak berkomentar lebih jauh lagi. Ada banyak film di luar sana yang jauh lebih bagus dan memiliki ending yang sedikit lebih baik. Bahwa setiap ada tokoh jahat, tokoh jahat pasti mati, entah bagaimana matinya, selalu tergantung pada pembuat naskah film.

Kategori
Horror

A Quiet Place (2018)

Aku mulai menonton film A Quiet Place tadi malam. Dan aku rasa, jika film ini ternyata memberikan kekecewaan yang fatal buat aku, maka aku akan menghapusnya dari media penyimpanan dan aku tidak akan pernah membicarakan film A Quiet Place lagi buat dua kali lagi. Dan jika kawanku bertanya, aku akan bilang jelek.

Namun kenyataannya, di luar dugaan. Film ini lumayan unik, berbeda dari film-film yang lain. Jika film lain cukup berisik, maka film ini senyap, namun kesenyapan yang berlebih justru akan menghancurkan ketertarikan.

Sejauh yang bisa saya kasih pendapat, film A Quiet Place layak untuk ditonton karena aku sudah menontonnya hingga selesai.

Kategori
Tak Berkategori

Pos blog pertama

Hallo, Kawan-kawan. Mulai saat ini aku akan mulai menulis ulasan dari setiap film yang telah saya tonton. Ini adalah hobi baru saya. Dan kalau segala sesuatu telah menjadi hobi maka pasti hasilnya akan menyenangkan.